Lurah Naikolan Hadiri Rakor Monitoring dan Evaluasi Program Tuberkulosis (TBC)
- Jul 21, 2026
- Nur Melkisedek Tasrap,S.Sos
- Kesehatan
Lurah Naikolan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi Program Tuberkulosis (TBC) yang diselenggarakan pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan ini melibatkan Dompet Dhuafa NTT, Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dinas Kesehatan Kota Kupang, UPTD Puskesmas Sikumana, serta UPTD Puskesmas Oesapa sebagai bentuk sinergi dalam mendukung percepatan eliminasi TBC di Kota Kupang.
Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Tematik Tuberkulosis (TBC), mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, serta menyusun langkah-langkah tindak lanjut guna meningkatkan efektivitas penanggulangan TBC di tingkat masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pelaksanaan program kesehatan yang berkelanjutan.
Program Tematik TBC merupakan salah satu upaya strategis yang dikembangkan untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis melalui pendekatan kolaboratif. Program ini menitikberatkan pada pelaksanaan skrining bagi kelompok berisiko, edukasi kepada masyarakat, serta pendampingan pasien agar menjalani pengobatan hingga tuntas.
Salah satu pilar utama dalam program ini adalah gerakan TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) yang mendorong penemuan kasus secara aktif dan memastikan setiap pasien memperoleh pengobatan hingga sembuh. Selain itu, program juga didukung melalui penguatan peran Pengawas Menelan Obat (PMO) untuk meningkatkan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT), serta pemberian dukungan nutrisi bagi pasien selama masa pengobatan.
Keikutsertaan Lurah Naikolan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kelurahan Naikolan terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Melalui kerja sama yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan berbagai mitra, diharapkan pelaksanaan Program Tematik Tuberkulosis dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu menekan angka penularan dan mewujudkan target eliminasi TBC di Indonesia.