Camat Maulafa Membuka Pertemuan Finalisasi Sistem Rujukan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir Terintegrasi Tahap 5
- Jul 01, 2026
- Nur Melkisedek Tasrap,S.Sos
- Kesehatan
Naikolan, 1 Juli 2026 – Camat Maulafa membuka Pertemuan Finalisasi Sistem Rujukan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir Terintegrasi (Tahap 5) yang dilaksanakan di Kelurahan Naikolan, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemetaan kesiapan Sistem Rujukan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir Tahap 3 yang telah dilaksanakan pada 11 serta 18–19 Juni 2026 di tiga kelurahan, yaitu Naikolan, Fatukoa, dan Kolhua. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Kelurahan Naikolan ditetapkan sebagai kelurahan percontohan dalam penerapan Sistem Rujukan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sikumana.
Pertemuan yang didukung oleh Program RISE (Reaching Impact, Saturation, and Epidemic Control) ini bertujuan memfinalisasi sistem rujukan kesehatan ibu dan bayi baru lahir yang terintegrasi melalui penyusunan alur rujukan yang jelas dan penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok diskusi. Kelompok pertama menyusun alur monitoring terintegrasi untuk ibu hamil anemia, ibu hamil anemia dengan risiko preeklamsia, ibu hamil risiko preeklamsia yang dirujuk ke Pos Rujukan, Pos Komplikasi Preeklamsia/Eklampsia atau Perdarahan Pascapersalinan (HPP) di UPTD Puskesmas Sikumana, serta bayi baru lahir dengan komplikasi asfiksia. Kelompok kedua menyusun alur rujukan terencana dari tingkat kelurahan menuju UPTD Puskesmas Sikumana. Sementara itu, kelompok ketiga menyusun alur rujukan gawat darurat untuk memastikan penanganan pasien dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Melalui pertemuan ini diharapkan tersusun sistem rujukan yang terintegrasi dan mudah diterapkan oleh seluruh pihak terkait, sehingga pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, serta bayi baru lahir di Kelurahan Naikolan dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan berkualitas.